Setahun Blanko KTP-el Kosong, Muhammad Yarman: yang Bisa Dilakukan hanya Menunggu


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemegang surat keterangan (suket) pengganti KTP-el terus bertambah. Sementara, belum ada kepastian blangko tersedia.

Kekosongan blangko sudah berlangsung hampir setahun. Mulai menipis saat momentum pemilu 2019. Akibatnya, hingga kini tercatat sudah ada lebih 50 ribu warga menunggu blangko tersebut.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Muhammad Yarman tak menampik kekosongan blangko ini. Dia menyebut masih menunggu pusat mendistribusikan kebutuhan di Makassar.

“Kita sudah melaporkan kebutuhan kita ke pusat. Kita butuh sekitar 100 ribu blangko. Pemegang suket sekarang sudah lebih 50 ribu orang,” tuturnya, Minggu, 19 Januari.

Yarman mengatakan, kelangkaan blangko ini terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. Makanya, pihaknya tak bisa memastikan blangko bisa kembali tersedia.

“Kita tetap terus koordinasikan ke Pusat. Yang bisa dilakukan hanya menunggu. Mudah-mudah dalam dekat sudah ada karena memang ada anggarannya setiap tahun,” bebernya.

Ketua Komisi A Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Aset DPRD Makassar, Supratman menyampaikan berdasarkan hasil inspeksi mendadak yang pernah dilakukan, kebutuhan blangko memang sangat mendesak.

“Kuncinya memang di blangko. Kalau tidak ada blangko maka ini yang membuat pelayanan seperti membuat KTP-el itu berbulan-bulan,” keluhnya.

Legislator Partai Nasdem ini pun meminta kepada Disdukcapil Makassar dapat bekerja ekstra untuk segera mengadakan blangko agar pelayanan bisa berjalan efektif.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...