Adam Muhammad dan Risfayanti Muin Segera Dilantik Anggota DPRD Sulsel

0 Komentar

Risfayanti Muin/twitter

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dua caleg DPRD Sulsel terpilih, Misriani Ilyas (Gerindra) dan Novianus L. Patanduk (PDIP) resmi dilengserkan partainya. Pemecatan keduanya sebagai kader partai sebelum dilantik menjadi petaka.

Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah ada di meja pimpinan DPRD Sulsel. Pelantikan penggantinya segera dijadwalkan. Misriani digantikan, Adam Muhammad yang berada di urutan kedua perolehan suaranya. Perbandingannya, Misriani 10.057 suara dan Adam hanya 9.599 suara.

Adapun Novianus L. Patanduk digantikan Risfayanti Muin yang berselisih tipis perolehan suaranya. Novianus unggul dengan 4.305 suara. Sedangkan Risfayanti di bawahnya yakni 4.257 suara. Keduanya hanya berselisih 8 suara saja. Namun, karena Novianus dipecat partai, maka Risfayanti yang mengambil tempat Novianus.

Kedua caleg yang terpental usai ditetapkan KPU Sulsel sebagai caleg terpilih ini sama-sama lolos dari Daerah Pemilihan (Dapil) Makassar B. Atas pemecatannya, kedua caleg ini berbeda sikap. Novianus cenderung pasrah, sedangkan Misriani masih berjuang melalui PTUN dan DKPP.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sulsel, Muh Jabir mengatakan pihaknya sudah menerima SK Mendagri untuk pengganti dua eks caleg terpilih. Misriani Ilyas akan digantikan Adam Muhammad. Sementara Novianus YL Patanduk digantikan Risfayanti Muin.

“Itu sesuai yang kami terima. Dua nama Risfayanti dan Adam yang jadi pengganti,” ungkapnya kepada FAJAR, Senin, 20 Januari.

Jabir menuturkan, meskipun ada proses hukum yang berjalan, keputusan ini tidak akan terpengaruh. Kata dia, SK Mendagri jadi pegangan. Sama seperti ketika pihaknya tidak melantik Misriani dan Novianus, SK Mendagri juga jadi acuan.

“Acuan pelantikan, PAW dan apapun itu tentu mesti SK Mendagri. Jadi kami sederhana saja. Jadwal pelantikannya sementara berproses di Bamus DPRD,” terangnya.

Terpisah, Ketua KPU Sulsel, Faisal Amir menuturkan nama pengganti Misriani dan Novianus sudah ada di Kemendagri. Kalaupun sudah berproses, tidak ada pemberitahuan ke KPU Sulsel.

“Kami sebenarnya sudah tidak ada kaitan dengan itu karena nama penggantinya sudah ada. Kami laksanakan tugas sesuai prosedur,” tuturnya.

Faisal enggan mengomentari soal pelaporan KPU Sulsel di Polda. Dia mengaku sudah menghadiri klarifikasinya. Sudah memberikan keterangan sesuai panggilan penyidik. “Intinya sudah diperiksa. Saya no comment. Jangan lagilah diungkit persoalan ini,” jelasnya.

Eks caleg terpilih, Misriani Ilyas saat dikonfirmasi FAJAR mengaku masih terus berjuang. Dia juga sudah menyurat ke DPP Gerindra untuk klarifikasi. Termasuk upaya lewat jalur hukum masih berjalan. “Kami juga mengadu ke DKPP. Juga sidangnya masih berjalan di PN dan PTUN,” bebernya. (fik/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...