Oknum Brimob Main “Koboi”, Warga: Menembak Kayak Power Rangers


Bahkan saat menembak ada anak-anak di lokasi. Mereka menembakkan senjata laras panjanganya membabi buta. “Warga bahkan minta tidak usah menembak karena tidak ada teroris di sini. Warga juga tidak ada yang melawan. Mereka hanya minta agar Brimob yang memukul itu diproses. Justru orang di sini jadi korban, tidak ada orang melawan,” katanya.

Usai menembak memababi buta, mereka kemudian meninggalkan tempat kejadian. Termasuk oknum Brimob yang berkelahi dengan warga.

Segera Proses

Hingga tadi malam sekitar pukul 23.00, kata Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar telah memberi ultimatum kepada Kapolres Polman agar memproses masalah ini.

“Ini yang sedang kita telusuri. Apa pun alasannya, polisi tidak boleh arogan. Kalau masyarakat ada salah, kan bisa dilapor ke Polres. Saya minta Kapolres segera menyampaikan ke publik duduk masalahnya dan rencana penanganan terutama masyarakat dilayani dengan benar,” katanya.

Kapolres Polman AKBP Rifai yang dikonfirmasi FAJAR enggan menjelaskan soal krobologis kejadian. Dia hanya mengonfirmasi bahwa warga dan oknum Brimob telah berdamai. “Iye, alhamdulillah. Sudah berdamai kedua belah pihak,” katanya.

Saat dikonfirmasi soal langkah penaganan ke depan, dia belum memberi konfirmasi. Termasuk sanksi untuk anggotanya yang arogan di hadapan sipil tak bersenjata.

Sedangkan Kabid Propam Polda Sulbar, AKBP Moh Rivai Arvan yang dikonfirmasi enggan memberi komentar. “Tidak etis kalau saya komentar, tanya Kapolres Polman,” katanya. (rul/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar