Pembunuh Mahasiswi UIN Peragakan Aksi Kejinya, Begini Pengakuannya

FOTO: RUDI/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus pembunuhan Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Asmaul Husna (21), masih berproses di kepolisian. Rekonstruksi baru berlangsung pada Selasa, 21 Januari 2020.

Penyidik Polsek Manggala yang menghadirkan tersangka, Ridhoyatul Khaer (21) memperagakan 28 adegan di lokasi kejadian, Perumahan Citra Elok, RW 3 Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala. Keluarga, kerabat korban, dan warga sekitar, menyaksikan aksi bengis tersebut.

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu menghabisi nyawa kekasihnya, saat memperagakan adegan ke-15. Tersangka membaringkan Uus di atas kasur. Lalu, ia menutup wajah kekasihnya itu menggunakan bantal. Hanya saja, ia belum yakin Uus sudah tewas.

Hingga akhirnya, Ridho mengambil sebilah pisau di dapur rumah tersebut. Lalu menggorok leher Uus. Setelah itu, pelaku membawa barang bukti berupa bantal yang berlumuran darah, dan pisau yang digunakan menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Manggala, Kompol Hasniati, langsung memberikan kesimpulan setelah rekonstruksi. “Tidak ada fakta baru ditemukan dalam rekonstruksi. Semuanya sesuai dengan keterangan saksi dan pelaku,” katanya.

Makanya, pelaku disebut melakukan pembunuhan secara spontan. Tidak ada unsur perencanaan. “Kita sangkakan pasal 338 tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” ujarnya.

Ridho mengaku menyesali perbuatannya. Aksi keji tersebut diakuinya dilakukan karena merasa terancam. Kekasihnya memaksanya untuk bertanggung jawab.

“Saat itu dia menuntut. Saya bilang tunggu dulu. Karena saya mau pulang dulu, baru nanti bicara sama orang tua ta. Tetapi dia tetap ngotot saat itu juga,” kata Ridho usai rekonstruksi.

Ridho bilang, dirinya mulai sangat dekat dengan Uus dan membuat kesepakatan untuk berpacaran sejak semester tiga. Ia juga sudah pernah membawa Uus ke rumahnya di Kabupaten Bone. Begitu juga dirinya yang pernah ke Kabupaten Soppeng di kediaman Uus.

Hanya saja, saat Uus hamil empat bulan justru membuatnya naik pitam. Bahkan menghabisi nyawa kekasihnya dengan begitu sadis. (ans)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar