Danki Brimob III Batalyon A Polman Diduga Biang Kerok Keributan, Kapolda Sulbar Beber Indikasi Ini

FAJAR.CO.ID, POLEWALI - Pemicu aksi koboi oknum Brimob Batalyon Kompi A Polewali Mandar, Sulbar di permandian Salu Paja'an mulai terkuak. Komandan Kompi (Danki) Brimob III Batalyon A Polman, Ipda Ojan Prabowo disebut-sebut menjadi biang kerok.

Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar berjanji memberi sanksi tegas atas kesalahan anggotanya. Kata dia, semua personel yang terlibat langsung ditarik ke Mamuju untuk menjalani pemeriksaaan intensif sejak kemarin sore, Selasa 21, Januari.

Secara terang-terangan Baharuddin mensinyalir anggotanya yang memulai pemukulan hingga terjadi keributan. Meski demikian, pihaknya bersama Irwasda, Propam Polda akan melakukan pemeriksaan mendalam.

Indikasinya, Komandan Kompi tersebut menggunakan kendaraan dinas polisi dan mengenakan kaos polisi. Sehingga, kecil kemungkinan masyarakat yang memulai keributan.

"Amatan saya, kemungkinan ini oknum Brimobnnya (yang memulai pemukulan). Dan kalau ada salah anggota saya, saya selaku Kapolda minta maaf," katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa, 21 Januari.

Selain pemicu keributan, dia juga akan menelusuri tembakan peringatan yang dilancarkan. Apalagi di tengah kerumunan warga.

"Karena informasi awal komandannya disandera. Tetapi itu masih kita telusuri betulkah seperti itu kondisinya. Dan layakkah itu dilakukan penemabakan ke udara oleh mereka. Nanti semua kita lihat. Yang jelas di Polres Polman pidananya diproses dan sekarang mereka memediasi diselesaikan baik-baik tanpa mengurangi proses disiplin dan kode etik," ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...