DP Head to Head Deng Ical, Adi Culla: Akan Seru Sekali


“Mereka memanfaatkan betul momentum kepemimpinan transisi untuk mendongkrak elektabilitas,” paparnya.

Tanpa menafikan pergerakan elektoral figur-figur baru, setidaknya menurut Luhur sudah ada poros kekuatan yang mulai mengerucut. Sudah mengarah ke empat poros utama.

Poros pertama ada mantan petahana, Danny Pomanto alias DP, yang telah memiliki kekuatan elektoral dan kinerja kepemimpinan yang sudah terukur. Kekuatan DP masih sangat layak di perhitungkan dengan pengalaman bertarungnya.

Meskipun tantangan utama bagi DP adalah di proses seleksi partai politik. “DP punya pengalaman buruk soal ini. Aksesnya terbatas ke elite partai politik di tingkat nasional,” imbuhnya.

Poros kedua ada Deng Ical. Mantan wakil wali kota ini punya keistimewaan untuk menggunakan basis elektoral jejaring politik Ilham Arief Sirajuddin (IAS), eks Wali Kota Makassar dua periode. Basis politik yang cukup spartan.

Tantangan Ical juga soal merebut usungan partai politik. Ia harus punya kekuatan nonpolitik untuk diusung Golkar dan mencukupkan syarat dukungan partai. “Ical perlu pasangan yang kuat untuk membantunya merebut kendaraan partai politik,” ungkapnya.

Poros ketiga ada Appi. Ia punya pengalaman merebut dukungan elite partai politik. Meskipun jejaring elektoralnya harus lebih kokoh untuk tidak mengulangi peristiwa kemenangan kotak kosong. Appi harus menjaga basis dukungan partai sekaligus memperluas basis dukungan pemilih.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...