DPR Minta Omnibus Law Jangan Hanya Jadi Surga untuk Investor

Rabu, 22 Januari 2020 21:46

Anggota Komisi IX DPR, Anwar Hafid.

Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, bagi pemerintah jika buruh diperhatikan kesejahteraannya maka ke depan tidak ada lagi demo-demo buruh seperti yang selama ini terjadi. Dia mencontohkan sistem perburuhan di Jepang yang mengatur kepentingan buruh dan juga investor sehingga buruh merasa memiliki perusahaannya.

“Makanya di Jepang jarang sekali ada buruh demo. Di sana benar-benar sistemnya mengatur karyawan itu merasa perusahaan itu miliknya. Dan kalau orang yang main-main, tidak produktif itu mereka akan saing tegur. Transparansi ada di dalam perusahaan dan yang menentukan UMP itu kan antara perusahaan dan serikat pekerja,” tuturnya.

Aturan soal jam kerja buruh yang ditentukan 40 jam kerja juga menjadi perhatian para buruh. “Ini juga perlu diperhatikan karena kita ini sistem kerja kita belum semua sama. Bagaimana yang perusahaan-perusahaan kecil kalau itu berlaku, mereka semua habis,” katanya. (ful)

Bagikan berita ini:
9
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar