Lalenok United vs PSM: Harus Bermain Seperti di Kandang Sendiri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GIANYAR — Bojan Hodak harus mampu mematahkan kutukan tandang PSM saat meladeni Lalenok United di leg pertama playoff AFC Cup 2020, sore ini, Rabu, 22 Januari. Pelatih anyar PSM itu mengaku beban berat tersebut akan dihadapinya dengan optimisme.

Di atas kertas, PSM lebih unggul dari Lalenok United. Namun tetap saja punya kelemahan. Berbekal catatan tahun lalu, selama Liga 1 2019 bergulir, PSM tak pernah menang di kandang lawan. Hanya tiga kali seri, selebihnya pulang dengan kekalahan di tangan.

Menghadapi Lalenok United, Bojan berusaha memaksimalkan latihan dalam waktu singkat. Diakuinya, persiapan tim sangat mepet, karena ia sendiri baru bergabung dengan PSM pada 6 Januari lalu.

“Kami masih belum dalam performa terbaik, karena terus mencoba memperbaiki kekurangan di sesi latihan. Saya berharap, semua pemain bisa maksimal di laga ini,” ucap pelatih asal Kroasia tersebut, Selasa, 21 Januari.

Secara umum, pelatih berkepala plontos itu mengaku terjadi peningkatan level sepak bola di Timor Leste dalam 15 tahun terakhir. Bojan menilai, Lalenok merupakan tim yang punya kecepatan dengan sederet pemainnya yang bertubuh mungil.

“Kami telah menonton banyak video permainan Lalenok. Besok (hari ini, red) kita harus tunjukkan permainan terbaik tim,” sambung mantan pelatih timnas Malaysia U-19 itu.

Pencapaian Lalenok United musim lalu tidak bisa dipandang sebelah mata. Juara Liga Timor Leste itu langsung tancap gas mengetahui PSM yang akan dihadapi untuk memuluskan jalan menuju fase grup AFC Cup 2020.

“Kami sangat siap. Meski bermain di Bali, mereka (pemain) harus merasa bermain seperti di kandang sendiri,” tegas Pelatih Lalenok United, Yance Matmey.

Selain latihan fisik dan taktik, Lalenok United juga telah melakukan dua kali uji coba sebelum berangkat ke Bali. Mereka menghadapi timnas U-19 Timor Leste dengan hasil positif, yakni 5-2 dan 3-1. “Atmosfer serta cuaca di sini juga sama seperti di Timor Leste,” imbuh pemain Lalenok United, Rufino Gama. (gsa/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...