PON 2020, KONI Ajukan Provinsi Lain Selain Papua

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA –Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menetapkan dua syarat untuk menjadi pendamping tuan rumah Papua di PON XX 2020.

Pemerintah merespons keinginan peserta PON agar sejumlah cabang olahraga yang ditiadakan di PON 2020 bisa tetap dihelat. Cabang olahraga itu adalah balap motor, catur, bridge, gateball, woodball, dansa, selam, kriket, petanque, dan ski air.

Solusi yang ditawarkan KONI yakni mencari provinsi yang bersedia menjadi tuan rumah. Langkah pertama, pemerintah mengubah Peraturan Pemerintah No.17 tahun 2007 pasal 12 ayat 3, agar menteri dapat menetapkan satu atau lebih pemerintah provinsi sebagai tuan rumah pelaksana PON. Yang kedua, menetapnya tuan rumah yang mampu memenuhi dua syarat.

“Tentunya, tuan rumah terpilih yang memiliki venue siap pakai. Sehingga kita tak perlu membangun lagi,” kata Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, Selasa, 21 Januari.

“Kemudian, ketersediaan anggaran dari daerah itu untuk menyelenggarakan pertandingan sepuluh cabor yang semula direncanakan di Papua, kami gelar di Provinsi lain menjadi satu bagian dari PON,” sambung Marciano.

Jawa Timur disebut siap untuk menjadi tuan rumah pendamping PON Papua. Namun hal ini belum bisa dipastikan, sebelum KONI resmi merilisnya. (bs/yuk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...