Program Serasi di Sidrap Atasi Keresahan Petani Sekitar Danau Sidenreng dan Sungai Rappang

Rabu, 22 Januari 2020 14:13

FAJAR.CO.ID, Sidrap — Hujan lebat yang melanda Kabupaten Sidrap, Sabtu dan Minggu (4 dan 5 Januari 2020) lalu, membuat masyarakat petani di pesisir Danau Sidenreng meliputi Kecamatan Watang Sidenreng, Maritengngae, Tellu Limpoe dan Panca Lautang serta aliran Sungai Rappang meliputi Kecamatan Watang Pulu dan Baranti, resah.

Pasalnya, kondisi seperti itu biasanya akan menenggelamkan ribuan hektar lahan sawah mereka dan bertahan sampai dua minggu.

Artinya, pertanaman padi mereka yang saat ini sudah berumur di atas dua bulan akan mengalami gagal panen atau puso.

Namun kenyataannya, banjir yang sempat menenggelamkan ribuan hektar lahan sawah mereka, hanya bertahan sehari dan tentunya tidak sampai merusak pertanaman padi mereka.

Muhammad Amin, seorang petani asal Kelurahan Sidenreng Kecamatan Watang Sidenreng yang ditemui pasca banjir, mengaku baru pertama kali menyaksikan hal tersebut.

“Selama mengusahakan pertanian tanaman padi di sekitar Danau Sidenreng, untuk pertama kalinya Saya menyaksikan banjir menenggelamkan pertanian Kami hanya bertahan paling lama dua hari dan tentu saja itu berkat Program Serasi yang baru dilaksanakan,” ujar Muhammad Amin.

Bagikan berita ini:
4
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar