Tahun Taiwan

Saya, sebagai sekjen organisasi santri di situ, selalu bikin surat dengan dua jenis tahun.

Saya tulis dulu tanggal, bulan dan tahun Hijrah. Lalu saya beri garis bawah. Di bawah garis itu saya tulis tanggal, bulan, dan tahun Masehi.

Harus selalu begitu.

Kini tinggal surat-surat internal yang ditulis seperti itu. Surat ke instansi lain sudah sepenuhnya menggunakan Tahun Masehi.

Sebelum menggunakan tahun Hijrah orang Arab menggunakan Tahun Gajah.

Waktu itu Nabi Muhammad belum lahir. Belum ada Islam.

Ka'bah sudah menjadi pusat ziarah dunia. Banyak pula penziarah yang membawa patung. Untuk diletakkan di sekitar Ka'bah. Untuk disembahyangi.

Daya tarik Ka'bah seperti itulah yang membuat Abrahah, penguasa Yaman nan Kristen, heran. Saat itu Kerajaan Yaman masih di bawah kerajaan seberang Laut Merah yang juga Kristen: Kerajaan Ethiopia. Disebut juga Abessinia.

Di Yaman, sang raja baru saja selesai membangun katedral. Katedral itu besar dan indah.

Maka sang Raja berpikir: mengapa pusat ziarah itu tidak dipindah ke Sana'a --ibu kota Yaman. Toh letaknya kurang dari 1.000 km di selatan Makkah.

Maksudnya: agar pusat perdagangan dan ekonomi beralih ke Sana'a.

Menurut Sang Raja katedral di Sana'a lebih indah daripada Ka'bah --yang hanya berbentuk kubus.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...