Tahun Taiwan

Aliran rasional menafsirkan ababil itu bukan burung seperti yang kita kenal.

Menurut aliran ini pasukan gajah itu hancur oleh wabah smallpox. Yakni Virus yang menyebar dengan amat dahsyatnya. Yang menyerang kulit dengan hebatnya. Sampai kulit seluruh tubuh seperti bercak-bercak terbakar. Seperti disundut kerikil yang membara.

Zaman itu --dan zaman sebelum itu-- wabah smallpox memang mengerikan. Di Eropa empat raja meninggal karena virus itu. Jutaan orang Eropa tewas karena smallpox.

Pun di Mesir. Analisa ilmiah atas mummi dilakukan. Kesimpulannya: Maharaja Fir'aun Ramses V meninggal juga karena virus itu.

Virus smallpox baru bisa dibasmi pada tahun 1967. Kini sudah lenyap dari muka bumi.

Yang tersisa tinggal wabah seperti Jiwasraya.

Badan orang yang terkena virus smallpox menjadi sangat panas. Demam luar biasa. Setidaknya 30 persen penderitanya meninggal. Yang berhasil hidup pun bisa buta. Dan bekas di kulitnya mengerikan.

Peristiwa telah melahirkan tahun. Setelah gajah terbitlah tahun. Gajah lenyap. Tahun Gajah lahir.

Di Tiongkok, Kaisar lenyap. Tahun Republik Tiongkok pun lahir: 1912. Meski kini tinggal Taiwan yang menggunakannya.

Di Jepang ada Tahun Meiji, Tahun Teiso, dan banyak lagi. Tahun Heisi baru saja berakhir tanggal 30 April lalu. Berlakulah tahun yang baru lagi. Tahun Reiwa.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...