Tersangka Pemberi Suap Bupati Solok Selatan Ditahan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan bos PT Dempo Bangun Bersama, Muhammad Yamin Kahar, Rabu (22/1). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan bos PT Dempo Bangun Bersama, Muhammad Yamin Kahar.

Penahanan terhadap Yamin dilakukan setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur Jembatan Ambayan dan Masjid Agung di Solok Selatan, Sumatera Barat.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, Yamin Kahar ditahan di rumah tahanan (Rutan) cabang KPK.

Dia merupakan tersangka pemberi suap kepada Muzni Zakaria selaku Bupati Solok Selatan.

“Hari ini kami melakukan penahanan terhadap tersangka MYK (Muhammad Yamin Kahar), pihak swasta yang juga sebagai pemberi suap untuk perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa pembangunan masjid dan jembatan di Kabupaten Solok Selatan,” kata Ali di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/1).

Ali manyampaikan, penahanan terhadap Yamin Kahar dilakukan untuk 20 hari pertama. Penahanan ini setelah KPK menetapkan tersangka kepada Yamin. “Ditahan untuk 20 hari ke depan,” jelas Ali.

Sementara itu, Yamin yang terlihat memakai rompi oranye dengan tangan diborgol mengaku yang paling bertanggung jawab yakni kontraktor yang mengerjakan proyek infrastruktur Jembatan Ambayan dan Masjid Agung di Solok Selatan, Sumatera Barat.

“Kontraktornya (yang paling bertanggung jawab, Red),” pungkasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria dan bos PT Dempo Bangun Bersama, Muhammad Yamin Kahar sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur berupa Masjid Agung Solok Selatan, dan pembangunan jembatan Ambayan.

Komentar

Loading...