Tripika Panakkukang Janji Berantas Jukir Liar


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jukir liar banyak beroperasi. Upaya pemberantasannya disebut belum maksimal.

Utamanya di Wilayah Kecamatan Panakkukang. Jukir liar disebut menjadi dalang kemacetan. Bahkan, biayanya melebihi batas ketentuan. Sepeda motor bayar minimal Rp3000 sampai Rp5000. Mobil diatas Rp5000.

Hal ini terungkap pada dialog awal tahun yang di selenggarakan oleh DPK KNPI Kecamatan Panakkukang ini di Warkop Rumah Kopi, Jalan Topas, Selasa, 21Januari. Dugaan pungli ini dinyatakan secara terang-terangan.

Ketua LMP Panakkukang, Mansyur, mengatakan, diduga banyak parkir liar beropersi. Hanya saja penindakannya belum maksimal. “Mereka juga menggunakan karcis ilegal,” katanya saat menghadiri dialog.

Camat Panakkukang, Muh. Thahir Rasyid mengatakan, setiap karcis memiliki tandatangan camat. “Kalau tidak ada tanda tangan saya itu pungli,” katanya saat menjadi narasumber.

Ia berharap, seluruh pemuda ikut berperan aktif memberikan laporan adanya kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban wilayah. “Laporkan jika ada jukir liar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rachman, mengatakan, penertiban parkir liar sudah sering kali dilakukan. Banyak yang ditangkap. Sudah diproses hukum.

“Saya juga tegaskan tidak ada jatah-jatah. Kalau ada jatah, silahkan dilaporkan. Ini sungguh meresahkan dan merusak nama baik institusi,” kata Jamal saat menjadi pembicara

Danramil Panakukang Manggala, Mayor R Agus Hidayat menambahkan, tindakan untuk melaporkan kegiatan parkir liar harus dilakukan dengan sigap. Hal ini merupakan salah satu bentuk sinergi masyarakat dengan petugas keamanan.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar