Tutup Usia, Shaifuddin Bahrum Telah Membuka Mata Dunia tentang Keberagaman di Sulsel

Shaifuddin Bahrum saat diwawancarai wartawan FAJAR beberapa waktu lalu. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Shaifuddin Bahrum, Sutradara Film “Ati Raja”.

Shaifuddin Bahrum yang dikenal sebagai penulis artikel sastra dan cerpen ini telah membuka mata dunia tentang kehidupan keberagaman masyarakat Tionghoa di Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan, Akbar Nugraha. Dia menilai, karya putra daerah termasuk film Ati Raja yang disupport penuh pemerintah provinsi ini sangat berkesan, terkhusus bagi warga Sulsel. “Bagian yang tidak terlepas dari keberadaan etnis Tionghoa di Sulawesi Selatan. Film Ati Raja telah menggugah bahwa perbedaan itu indah,” kata Akbar

Dia juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian Shaifuddin Bahrum yang merupakan sosok pencetus utama pemisah antara pribumi dan non-pribumi.

“Pak Udin telah membantah klaim etnis Tionghoa adalah golongan komunis yang menimbulkan hilangnya rasa pertemanan. Bantahan ini disampaikan pak Udin melalui karya-karyanya,” ucap tokoh milenial daerah ini.

Menurutnya, Sulawesi Selatan telah kehilangan lagi sosok atau tokoh budaya yang mampu merekatkan tali persaudaraan antara pribumi dan non-pribumi.

“Karya-karya itu bisa dilihat dari apa yang telah dilakukan Pak Udin. Terima Kasih atas karyamu pak Udin. Selamat jalan,” ucapnya.

Komentar

Loading...