Dikunjungi Konsulat Australia, Bupati Bahas Pengembangan Sapi dan Peningkatan Pendidikan

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Bupati Takalar, Syamsari Kitta, menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Australia, Mr Richard Mattews, di Ruang Rapat Setda Takalar, Kamis (23/1/2019) siang.

Pertemuan ini, merupakan tindak lanjut dari pertemuan oleh Bupati Takalar dengan Mr. Richard Mattews beberapa waktu lalu, yang membahas terkait peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan peternakan di Takalar.

Sebagaiamana diketahui, Australia merupakan negara yang terkenal dengan peternakan sapi yang berkualitas. Selain itu, hubungan Indonesia dengan Australia cukup erat kaitannya dengan pendidikan, yang dapat dilihat dari banyaknya beasiswa yang ditawarkan kepada warga Indonesia dari pemerintah Australia.

“Potensi kita di Takalar cukup banyak terutama disektor perikanan yang cukup besar, salah satu produknya yaitu telur ikan terbang. Disektor pertanian, ada jagung dan kita juga ada pabrik gula. Dan seperti pertemuan lalu kita juga membicarakan terkait peningkatan pendidikan kami, agar skill warga menjadi lebih baik,” Kata H. Syamsari memberikan selayang pandang terkait Takalar.

Termasuk yang disampaikan Bupati Takalar yakni pengembangan peternakan melalui program pemberian bantuan satu sapi satu KK oleh pemerintah kabupaten Takalar kepada warga kurang mampu.

Syamsari menjelaskan bahwa bantuan ini, sebagai stimulan untuk warga menjadi peternak dan diharapkan kedepan mampu menjadi pengusaha ternak seperti pola peternakan yang diterapkan di Australia.

“Kami terbuka, kalau kita disini bisa menjadi kabupaten binaan untuk pengembangan peternakan oleh Australi, kami akan sangat senang,” pungkas Syamsari.

Hal ini disambut positif oleh Mr. Richard Mattews. Salah satunya disektor pertanian dan peternakan kata Mr. Richard penting untuk dikembangkan dan hal ini juga telah dibicarakan dengan Gubernur Sulsel.

“Industri sapi di Australi tidak hanya sebagai peternak tetapi lebih fokus menjadi pengusaha ternak sehingga industri peternakan sapi di Australia berkembang. Dan saya kira untuk Takalar bisa mendidik sedikit-demi sedikit masyarakat untuk menjadi pengusaha. Bagaiamana kita bisa mendapatkan hasil bukan hanya dari sapi tetapi dari bagian yang lain juga. Saya kira program untuk meningkatkan pendidikan bagi petani ini sangat penting,” kata Mr Richard.

Beberapa program pengembangan juga dijelaskan Mr. Richard disertai dengan penjelasan sejumlah beasiswa untuk S2 dan S2 untuk warga kabupaten Takalar.

Selain membicarakan terkait pengembangan sapi serta peningkatan pendidikaan, Mr Richard Mattews juga meninjau lokasi peninjauan kawasan industri Takalar yang terletak di Kecamatan Mangarabombang. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...