Dugaan Penganiayaan Legislator Nasdem Sulsel, Polisi Tunggu Izin Kemendagri

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Jajaran Sat Reskrim Polres Bone dalam waktu dekat akan melaksanakan gelar perkara terkait kasus dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan Oknum Anggota DPRD Sulsel, H Muhammad, terhadap pengawas pertandingan Legislator Cup Bone.

Legislator Nasdem itu dilaporkan ke Polres Bone atas dugaan penganiayaan dengan mencekik leher pengawas pertandingan Legislator Cup Bone, Ficky Warlang, lantaran kesal karena wasit dinilai terlalu memihak sebelah.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan bahwa Polres Bone belum memeriksa oknum anggota DPRD Sulsel tersebut, karena masih menunggu Izin dari Kemendagri sesuai ketentuan di UU MD3 yang baru yaitu Undang-undang No 2 tahun 2018 tentang MD3.

“Jika penyidik ingin memeriksa anggota DPR harus minta izin ke Presiden, sedangkan Anggota DPRD di provinsi atau kabupaten/kota, pemanggilan dan permintaan keterangan untuk penyidikan harus mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri,” katanya, Kamis (23/1/2020).

Peristiwa itu terjadi di Stadion Lapatau, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat pada 17 Januari 2020. Dari informasi yang dihimpun, sementara berlangsung babak delapan besar yang mempertemukan Timur Kota dan Putra Nipa. Namun, salah satu pemain Putra Nipa diganjar kartu kuning oleh wasit.

Manajer Putra Nipa, Muhammad bermaksud ingin masuk ke lapangan karena merasa tidak puas dengan keputusan wasit namun dihalangi oleh pengawas pertandingan, Ficky Warlang.

Sehingga pelaku marah-marah dan spontan mencekik leher korban sehingga melangalami sesak nafas dan luka tergores pada leher. Ficky yang tidak terima dengan itu melaporkan kasus tersebut ke Polre Bone dengan LP / 32 / I / 2020 / SPKT / RES BONE. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...