Film Ati Raja Persembahan Pertama dan Terakhir Shaifuddin Bahrun

0 Komentar

Syaifuddin Bahrun (ujung kiri) bersama para pemain dan kru Ati Raja saat di jenguk di rumah sakit yang ada di Jakarta beberapa waktu lalu.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Namanya Shaifuddin Bahrun, sosoknya yang periang dan dijuluki seperti pelawak dan sangat disenangi oleh siapapun yang dekat dengannya.

Sosoknya yang mencintai seni, membawanya membuat kelompok musik yang diberi nama Spasi Fakultas Sastra Unhas.

Tak berhenti hanya di dunia musik saja, namun Udin sapaannya— juga terjun ke dunia perfilman. Film Ati Raja yang dirilis 07 November lalu merupakan karya pertama dan terakhirnya

Rekan kerja Shaifuddin Bahrun di Film Ati Raja, Fajar Baharuddin mengatakan beliau ayah, guru, saudara, dan sahabat yang sangat baik. Kecintaannya pada seni dan sesuatu yang berbau sejarah, membuatnya menjadi satu orang yang mampu mengabadikan sosok Ho Eng Ji pencipta lagu Ati Raja.

Sosok tersebut kata dia, yang merupakan mimpinya untuk ia abadikan bersama karyanya dalam film. Proyek film “Ati Raja” ini awal dan akhir untuk beliau.

“Meskipun masih banyak mimpi yang beliau simpan dalam tulisannya untuk beberapa proyek filmnya ke depannya,” ungkap pria yang akrab disapa Bojang ini.

Lanjut Bojang, sosok Shaifuddin Bahrun lah yang telah menemukannya dan diajak bermain film. Dia mampu menciptakan ide yang orang lain tak bisa pikirkan.

“Beberapa mimpinya belum sempat ia wujudkan, dan ini tugas kami teman-temannya untuk melanjutkan semangat itu,” ucapnya.

Selain sebagai seorang seniman, sutradara dan pengurus Kosaster. Shaifuddin Bahrum juga merupakan salah satu mantan pemimpin redaksi di salah satu media Makassar.

Shaifuddin Bahrum meninggal dalam usia 56 tahun. Ia mengembuskan nafas terakhirnya di salah satu Rumah Sakit di Jakarta Rabu, 22 Januari 2020 pukul 14.43 WIB. Penyakit Kanker Lambung yang sudah ia derita dua tahun terakhir ini, diketahui penyebabnya. (wis/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...