Ledakan di Bone Kagetkan Warga, Ini yang Terjadi


FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Pihak Kejari Bone bersama Unit Jibom Detasemen Gegana dan Brimob Polda Sulsel melakukan pemusnahan bahan peledak sebanyak 200 butir.

Pemusnahan dilakukan di Lapangan Tembak Batalyon C Pelopor Bone di Hutan Wollangi, Kecamatan Barebbo. 10 km dari kota watampone. Ada 47 liter serta 34 botol bir amunium nitrate, dua botol serbuk TNT, dua dos pipa kecil, satu botol plastik berisi anfo dan sulfur, satu botol kaca berisi anfo, dan satu jerigen anfo.

Ledakan pertama ada 100 detonator dan satu liter anfo untuk mengetes apakah anfonya masih aktif. Ternyata ledakannya membuat penduduk yang berada dekat dari lokasi tersebut kaget dan berdatangan ke lokasi. “Tadi saya di kebun dengar ledakan. Makanya saya ke sini,” kata salah seorang warga Kamis (23/1/2020).

Ledakan kedua anfonya ditambah menjadi dua liter. Penduduk pun berkumpul di lapangan tembak, karena penasaran apa yang meledak dua kali. Salah seorang personel jibom meminta kepada seluruh pejabat Kejari dan warga untuk mundur. 15 meter di belakang anggota Jibom.

Kanit 1 Jibom Detasemen Gegana, IPTU Zainal mengatakan, untuk sistem peledakan jenis detonator dengan cara didetonasi. Sedangkan untuk jenis amunium nitrate dengan cara menetralisir dengan melarutkan bahan tersebut dengan air dan tanah.

“Ledakan pertama untuk mengetes anfonya. Ledakan kedua anfonya ditambah. Dan terbukti semua anfo masih aktif,” katanya.

Pada kegiatan pemusnahan barang bukti bahan peledak atas nama tersangka Rida bin Bani hadir Donyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, Kasi Pidum Kejari Bone Erwin J, Kasi Datun Kejari Bone Rosdiana. (gun)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...