Jamuan Khusus di Sulbar, Mantan Pimpinan: Seharusnya Firli Menjaga Marwah KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

FAJAR.CO.ID — Sejumlah mantan pimpinan KPK menyampaikan kritik atas kunjungan kerja Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Sebab, dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Barat, Firli mendapat jamuan makan malam sekaligus ramah tamah di rumah dinas Gubernur Sulbar.

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad, menyampaikan, seharusnya Firli sebagai Ketua KPK bisa menjaga marwah dan kredibilitas lembaga antirasuah. Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga prilaku dan etik sebagai pimpinan KPK.

“Seharusnya Ketua KPK bisa menjaga marwah dan kredibilitas KPK, salah satunya menjaga prilaku dan etika yang telah digariskan oleh budaya organisasi KPK,” kata Samad kepada JawaPos.com, Jumat (24/1).

Ketua KPK periode 2011-2015 ini menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah melakukan pertemuan maupun mendapat jamuan khusus dari kepala daerah maupun pejabat setingkat menteri dan lembaga. Menurutnya, hal itu semata dilakukan untuk menjaga independensi KPK.

Meski kepala daerah yang ditemui maupun pejabat setingkat menteri dan lembaga bukan yang sedang menjalani perkara hukum di KPK. Hal ini menjadi penting dapat dihindari pimpinan KPK.

“Harusnya pimpinan KPK itu lebih fokus dalam tugas melindungi dan menjamin pegawai KPK di dalam melaksanakan tugas penegakan hukum pemberantasan korupsi, supaya tidak mendapat hambatan dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Senada juga disampaikan oleh mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. Dia menilai, seharusnya Firli dapat menghindari pertemuan khusus dengan pejabat daerah. Sebab untuk menghindari pelanggaran etik pimpinan KPK. “Tanya ke pengawas internal KPK dan Dewas seperti apa kode etik KPK saat ini,” ucap Saut.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...