Jamuan Khusus di Sulbar, Mantan Pimpinan: Seharusnya Firli Menjaga Marwah KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Saut pun menegaskan, pada periodenya menjabat tidak pernah mendapat jamuan khusus dari kepala daerah maupun pejabat setingkat menteri dan lembaga. Hal ini pun semata untuk menjaga independensi KPK. “Seingat saya jilid IV tidak pernah melakukannya,” jelas Saut.

Sementara itu, anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris belum bisa menilai jamuam khusus Gubernur Sulbar kepada Ketua KPK Filri Bahuri. Namun, dia menilai itu hal biasa dalam kunjungan kerja. “Saya nggak bisa beri komentar demikian (dugaan pelanggaran etik), itu kan kunjungan kerja ya,” ucap Syamsuddin ditemui di kawasan Sudirman, Kamis (23/1) kemarin.

Untuk diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri menggelar kunjungan kerja ke Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (22/1). Kedatangan jenderal bintang tiga itu mendapat penyambutan dari Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Kajati Sulbar Darmawel Aswar, dan Wakapolda Sulbar Kombes Pol Endi Sutendi.

Agenda kunjungan Ketua KPK di Mamuju yakni melakukan pertemuan dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dan pemerintah kabupaten se-Sulbar dan dialog dengan Tema “Strategis Penguatan Pencegahan Korupsi untuk Sulawesi Barat yang Maju dan Bermartabat Tahun 2020”. Kemudian jamuan makan malam sekaligus ramah tamah bersama ketua KPK RI dan rombongan di rumah dinas Gubernur Sulbar sekitar pukul 19.00 WITA. (JPC)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar