Pengemudi Taksi Online Tuntut Kenaikan Tarif

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pengemudi transportasi online meminta pemerintah dan penyedia aplikasi menetapkan kenaikan tarif. Tuntutan kenaikan terutama dari pengemudi online jenis mobil.

Koordinator Mitra Online, Muh Istiqlal menyuarakan tuntutan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sulsel dengan Dishub Sulsel, dan pihak Direktorat Lalulintas, Kamis, 23 Januari.

“Kami meminta tarif dinaikkan untuk kesejahteraan kami. Tarif sekarang sangat rendah. Harus dinaikkan agar bisa menutupi operasional kami. Kami juga ingin tarif disamakan untuk semua angkutan online,” ungkap Istiqlal.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Syamsibar berjanji akan memperjuangkan aspirasi dari pengemudi online.
“Saya tak bisa sebut angka. Tapi saya katakan akan selesai dalam satu bulan ini. Kalau bisa kurang lebih baik. Saya baru jadi kadis. Saya sudah mempelajari tarifnya,” katanya.

Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel John Rende Mangontan, tuntutan para pengemudi transportasi online tak dapat langsung disetujui. “Negara kita negara hukum, Pak. Kita harus patuh. Berikan kepercayaan kepada kami dan pemprov untuk menyelesaikannya,” tuturnya.

Menurutnya, kesepakatan sudah dalam proses.
Sekprov sudah tanda tangan dan akan diantar ke kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentue berharap RDP ini menemukan solusi. Ia pun mengingatkan kesepakatan harus berlandaskan hukum karena ada tiga kepentingan yakni pengemudi soal kesejahteraan, konsumen berbicara kemampuan dan mitra yang siapkan fasilitas.

“Di sini ada penyedia aplikasi, driver, dan konsumen. Ini tinggal kesepakatan yang harus ada dasar hukumnya. Ini harus dikendalikan tak bisa buat kesepakatan saja harus ada landasan hukum. Beri kesempatan ke DPRD fasilitasi untuk legalitas dan aturan,” kata Frans. (taq-rdi/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...