Tahun Baru Imlek 2571, Perlambang Hidup Terus Meningkat


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ada doa dan harapan dari setiap perayaan Imlek. Termasuk penyajian kue keranjang yang dibuat bersusun.

Pembuat kue keranjang, Lenny Chandra menjelaskan, kue keranjang dibuat bersusun melambangkan hidup yang manis dan diharapkan tambah meningkat.

Kue keranjang selalu disajikan setiap Imlek. Proses membuat kue keranjang mirip dengan dodol. Menggunakan gula merah dan tepung ketan. Rasanya sangat manis dan legit.

Pembuatannya pun cukup lama, antara 6 hingga 12 jam. Proses pengadukannya yang cukup lama. Setelah jadi, bisa disantap saat masih lembut atau dinikmati beberapa hari setelahnya dengan cara dibalur telur, lalu digoreng.

Bersih-bersih Kelenteng

Imlek identik dekorasi berwarna merah. Sebelum perayaan Imlek, didahului bersih-bersih kelenteng.

Bersih-bersih Kelenteng Ibu Agung Bahari Makassar di Jl Sulawesi misalnya, berlangsung sejak Sabtu, 18 Januari lalu.

Ketua Persatuan Lion dan Barongsai Indonesia (PLBSI) Sulsel, Abdul Majid Akib atau Oei Ming Kok mengatakan, menjelang Imlek sudah diadakan sembayang tujuh hari. Sebelum malam Imlek, kelenteng sudah dibersihkan sekaligus dipakai latihan Barongsai.

“Tahun ini agak berbeda karena menurunkan personel dari Armed Kostrad untuk memeragakan aksi Barongsai,” tuturnya.

Ibadah Malam Tahun Baru Imlek 2571 akan dilaksanakan oleh Matakin, Kamis, 24 Januari 2020 pukul 20.00 di Kelenteng Ibu Agung Bahari Makassar. (wis/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar