Ular Kelelawar

Sabtu, 25 Januari 2020 21:52

ILUSTRASI

Karena itu mengisolasi penderita adalah langkah terbaik.

Inilah kisah seorang dokter ahli pernapasan dari Beijing. Yang kini lagi viral di Tiongkok. Namanya: Wang Guangfa.

Tempat tugasnya: Peking University First Hospital.

Begitu tersiar berita ada virus aneh di Wuhan ia pergi ke kota besar di Tiongkok tengah itu –2,5 jam penerbangan dari Beijing.

Berhari-hari ia kurang tidur. Melakukan penelitian dan penanganan akibat virus itu.

Begitu pulang ke Beijing badannya demam. Suhu badannya panas.

Dr Wang mengira ia lagi terkena flu. Akibat kelelahan di Wuhan. Tapi kok diberi obat flu tidak mempan. Dr Wang pun melakukan test 2019-nCoV. Itulah nama virus Wuhan. Yang memberi nama seperti itu adalah WHO –badan kesehatan dunia.

Ternyata dokter Wang positif terkena virus Wuhan.

Dasar peneliti, dokter Wang pun melakukan penelitian atas dirinya. Ia memikirkan dari mana bisa tertular virus itu. Padahal ia mengenakan baju pelindung dan masker yang lengkap.

Ia pun mengambil kesimpulan: virus itu menular lewat kornea mata. “Waktu itu kami mengenakan pelindung yang terbaik. Dan kami mengenakan masker N95. Tapi kami tidak mengenakan kaca pelindung mata,” tulisnya dalam medsos berbahasa Mandarin.

Ia pun ingat: tiga jam sebelum demam itu mata kirinya tidak enak. Conjunctivitis. Infeksi pada selaput bening mata. Ditandai dengan mata merah. Berair, keluar kotoran mata. Kadang gatal dan disertai rasa tidak nyaman

Bagikan berita ini:
8
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar