Ular Kelelawar

Sabtu, 25 Januari 2020 21:52

ILUSTRASI

Lantas suhu badannya panas.

Waktu matanya terasa seperti itu dokter Wang merasa tidak ada yang salah dengan mata kirinya. Selama di Wuhan ia tidak menangani pasien dengan sakit mata seperti itu.

Dokter Wang sendiri kini sudah sembuh. Ini juga berita baik –agar kita tidak mudah panik. Dan bisa terus memberi perhatian pada perbaikan kondisi badan.

Yang masih terus diperdebatkan adalah: dari mana asal virus itu –dari kelelawar atau dari ular.

Dua-duanya ikut dijual di pasar Huanan Wholesale Seafood Market yang kini sudah ditutup. Yakni pasar besar di tengah kota berpenduduk 11 juta orang itu.

Awalnya dipastikan virus itu dari kelelawar. Tapi menimbulkan tanda tanya: bagaimana bisa menular ke manusia. Padahal kesamaan gen antara keduanya hanya 70 persen.

Kemungkinan besar virus itu menular dulu ke ular. Dari ular baru ke manusia. Para ahli menemukan stok virus seperti itu di dua jenis ular kobra yang biasa dijual di pasar di sana.

Penelitian pun terus dilakukan.

Jumlah yang diserang virus ini memang terus bertambah. Sampai tadi malam mencapai 800 orang lebih. Yang meninggal mencapai 26 orang.

Wilayah cakupannya pun meluas.

Sudah mulai ada satu orang yang meninggal di luar Provinsi Hubei –Wuhan adalah ibu kotanya.

Bagikan berita ini:
4
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar