Waspada… Virus Korona Mulai Menyebar di Australia dan Asia Tenggara

0 Komentar

CEK PANAS: Paramedir dengan pakaian hazmat memeriksa suhu tubuh penumpang dari Wuhan di Bandara Beijing, Rabu (22/1) (AP Photo Emily Wang)

FAJAR.CO.ID — Penyebaran virus korona seperti sulit dibendung. Sejumlah negara mengumumkan kasus pertama warganya yang terinfeksi virus tersebut. Di antaranya adalah Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Prancis, dan Amerika Serikat.

Teranyar, Australia mengumumkan kasus pertama. Seorang pria berusia 50 tahun positif terkena virus tersebut. Dia adalah warga negara Tiongkok dan sebelumnya berada di Wuhan ketika virus tersebut mulai mewabah. Saat ini, dia dirawat di Rumah Sakit Melbourne dan dalam kondisi stabil.

Pria tersebut tiba di Melbourne, Australia, dengan penerbangan dari Guangzhou pada 19 Januari. Hal tersebut seperti dikatakan Menteri Kesehatan Jenny Mikakos kepada awak media.

Tak hanya satu orang, Australia kemudian mengumumkan bahwa tiga orang pria lain juga positif terkena virus korona. Ternyata, tiga orang pria tersebut satu penerbangan dengan pria Tiongkok yang terlebih dahulu dinyatakan terkena virus korona.

“Ini menjadi situasi yang harus diwaspadai. Namun, kami minta semua tetap tenang. Kami saat ini menjadi salah satu dari 11 negara yang mengumumkan kasus virus korona,” sebut Mikakos seperti dilansir Stuff.

Salah satu pria yang terinfeksi juga dikatakan dalam kondisi stabil. Dia diisolasi di Monash Medical Centre. Empat orang yang dilaporkan terkena virus korona tersebut semuanya sebelumnya mengunjungi Wuhan.

Imbas adanya laporan virus korona yang sudah menginfeksi tersebut, Australia melarang warganya untuk tidak mengunjungi Provinsi Hubei, terutama Wuhan di Tiongkok. “Pembatasan perjalanan secara ketat diberlakukan di Wuhan dan sejumlah kota lainnya di Provinsi Hubei,” sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Australia. “Jika anda berkunjung ke Provinsi Hubei saat ini Anda mungkin tidak diizinkan untuk berangkat hingga pembatasan perjalanan dicabut,” imbuh pernyataan tersebut.

Nepal dan Malaysia Umumkan Kasus Pertama

Sementara itu, Nepal juga mengumumkan kasus pertama virus korona. Pada Jumat (24/1), seperti dilansir asia.nikkei.com, seorang pria berusia 30 tahun dilaporkan telah terinfeksi. Itu menjadi kasus pertama di Asia Selatan. Pria Nepal itu kembali dari Wuhan pada 5 Januari. Dia dikabarkan dalam kondisi stabil.

Di Asia Tenggara, setelah Thailand dan Singapura, Malaysia juga melaporkan kasus warga yang terinfeksi virus korona. Tiga warga yang semuanya merupakan warga negara Tiongkok, dilaporkan pemerintah Malaysia terinfeksi virus korona. Tiga orang tersebut terdiri dari seorang perempuan dan dua cucunya.

Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad menyebutkan tiga orang yang terinfeksi virus korona itu terkait dengan pria berusia 66 tahun yang dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan Singapura, terbukti positif terjangkit virus korona. “Saat ini, kami (Malaysia) mengumumkan bahwa ada seorang nenek dan dua anak kecil harus diisolasi untuk diobservasi di Sungai Buloh,” sebut Dzulkefly.

Virus korona jenis baru yang teridentifikasi dapat menyebabkan pneumonia. Dan, dalam beberapa kasus dapat berujung pada kematian. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...