2030 Kabupaten Gowa Target Bebas Kusta

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Penyakit kusta masih menjadi ancaman besar bagi Indonesia. Tercatat Indonesia masih berada pada peringkat ketiga di dunia bahkan di Asia berada pada posisi pertama. Setiap tahunnya ditemukan sekitar 17 hingga 20 ribu kasus kusta yang teridentifikasi.

Untuk tingkat Sulsel angka prevelansi 1/1.000 penduduk termasuk Kabupaten Gowa. Sepanjang 2019 ditemukan 108 kasus dengan prevalensi rate sebesar 10.000 penduduk 1.5 bahkan naik dari prevelansi rate tahun sebelumnya 1.4.

Melihat kondisi ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Hasanuddin menegaskan bahwa Gowa menargetkan bebas kusta di tahun 2030.

"Kami ikut dalam program nasional agar Gowa bebas penyakit kusta di tahun 2030," kata Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, tingginya angka penderita penyakit kusta di Gowa, sehingga tim Dinas Kesehatan giat untuk mencari hingga lingkungan ke bawah.

"Penyakit kusta itu bagaikan fenomena gunung es, di atas terlihat sedikit tetapi di bawah banyak. Kami melakukan pencarian mulai dari sekolah hingga rumah-rumah. Karena kami bergerak mencari maka temuan kasus di lapangan bertambah," tambahnya.

Ia melanjutkan, kusta sangat inpeksius, masa inkubasinya 4 hingga 5 tahun. "Misalnya si A penderita kusta yang berinteraksi dengan si B, maka gejala penyakit kusta si B akan muncul 4 tahun tahun ke depan. Jadi rentan waktunya memang sangat lama tapi bisa sembuh," tambah Hasanuddin.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...