Pengadaan Ranjang di Rujab Dinilai Mubazir, Ketua DPRD Wajo Cuma Minta Dipending

Senin, 27 Januari 2020 19:27

Ketua DPRD Wajo Andi Alauddin Palaguna.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Rencana pengadaan tempat tidur atau ranjang di Sekretariat DPRD Kabupaten Wajo menuai sorotan. Kalangan mahasiswa menilai hanya mubazir.

Anggota Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Syaifullah mengatakan, pengadaan enam buah ranjang untuk keperluan di Rujab Ketua DPRD Wajo Andi Alauddin Palaguna, dianggap tidak pernah karena bukan prioritas.

“Seperti terkesan membuang-buang anggaran, apalagi kamar di Rujab banyak. Maksimalkan saja yang ada,” ujarnya, Senin, 27 Januari.

Mestinya, kata dia, pagu anggaran Rp30 juta dari rencana pengadaan itu, dialihkan ke kegiatan lainnya yabg lebih penting atau urgen. Dibandingkan hanya untuk menjamu tamu legislator fraksi PAN itu.

“Kalau untuk tamu bermalam, saya rasa itu hanya alasannya saja. Kemudian untuk persoalan tamu atau konstituennya, kan bisa bertemu di Kantor DPRD Wajo,” sebutnya.

Sementara Ketua DPRD Wajo, Andi Alauddin Palaguna menjelaskan, pengadaan enam unit tempat tidur tersebut, juga tak kalah pentingnya.

“Kita kan biasa ada tamu anggota DPRD kabupaten lain yang kunjungan kerja. Baik itu studi banding atau dll. Nah, itu mau kita berikan pelayanan,” dalihnya.

Terkaik kritikan yang dialamatkan kepadanya, ia menuturkan, jika pengadaan tersebut dinilai tidak urgen tahun ini. Maka akan meminta Sekretariat DPRD Wajo menundanya.

“Bisaji dipending dulu kalau itu,” tutupnya. (man)

Komentar