AS Ancam Bunuh Ismail Qa’ani, Begini Ancaman Balik Komandan Korps IRGC

Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN — Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami mengatakan AS, rezim Israel, dan sekutu regional mereka pada dasarnya adalah rezim teroris.

Pernyataan itu sebagai reaksi terhadap ancaman AS pada Komandan IRGC, Mayor Jenderal Hossein Salami bahwa mereka yang mengancam komandan militer Iran akan menyesali tindakan mereka.

“Musuh-musuh Republik Islam harus tahu bahwa jika mereka mengancam akan membunuh komandan militer Iran, tidak ada komandan senior dan staf mereka akan aman,” kata Jenderal Salami dilansir iranpress, Selasa, 28 Januari.

Menunjuk pada kegagalan AS di berbagai bidang terhadap Iran termasuk perang militer dan ekonomi, Jenderal Salami mengatakan: “Ketika AS gagal menghalangi akses Iran ke teknologi nuklir damai, ia memilih untuk membunuh para ilmuwan nuklir Iran, dan ketika gagal dalam bidang politik, ekonomi, psikologis, dan militer, berbalik untuk membunuh komandan militer,” katanya.

“Kejahatan AS membunuh almarhum komandan Quds Force IRGC Letnan Jenderal Qassem Soleimani, dan ancaman selanjutnya untuk membunuh penggantinya Brigadir Jenderal Ismail Qa’ani adalah bagian penting dari fakta bahwa AS dan Israel adalah rezim teroris,” katanya.

Dia juga memperingatkan bahwa jika AS melanjutkan tindakan destruktif, mereka akan menghadapi “situasi yang tidak terkendali”. (fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar