Ketuanya Dibawakan Kotoran Sapi, Anggota DPRD: Dewan Bukan OPD, Jangan Melecehkan

Ketua DPRD Palopo tampak tersenyum saat menerima paket kotoran sapi.

FAJAR.CO.ID, PALOPO — DPRD Kota Palopo mendapat paket kemasan kotoran sapi dari warga, Selasa, 28 Januari 2020. Warga Perumahan Merdeka, Isnul Arridha, membawa dua kemasan paket kotoran sapi ke Ketua DPRD Palopo, Dr Nurhaenih SKep MKes, di ruang kerjanya.

Aksi tunggal itu dilakukan sebagai protes terhadap minimnya penegakan Perda nomor 6 tahun 2019, tentang perubahan atas perda nomor 7 tahun 2006 tentang peternakan dan penertibannya.

“Kami juga mendesak Pemkot Palopo melalui DPRD, untuk melakukan pendataan pemilik ternak di Kecamatan Wara Timur pada khususnya, dan di kecamatan lain, agar pemilik diberikan sosialisasi dan teguran jika masih terbukti melanggar pasal 12 Perda nomor 6 tahun 2019, tentang perubahan atas perda nomor 7 tahun 2006 tentang peternakan dan penertibannya,” tandasnya.

Anggota DPRD Palopo dari PKB, Dahri Suli, langsung melakukan protes atas pemberian kotoran sapi ke Ketua DPRD.

”Sistem pemerintahan ini kan jelas, dewan punya fungsi jelas, eksekutif juga jelas. Dewan sudah sahkan regulasi, menyetujui ajuan anggaran oleh OPD terkait,” kata Dahri.

DPRD, kata dia, sering menyoroti apa yang dikeluhkan masyarakat. Artinya, semua fungsi sudah digunakan. “Apakah dewan juga harus terjun langsung melaksanakan tugas OPD,” ketusnya.

Untuk itu, lanjut Dahri, dalam memaknai demokrasi dan menghormati hak tiap warga negara tidak mesti melecehkan.

Komentar

Loading...