Ingin Hadiah, Bebaskan Buaya dari Lilitan Ban Bekas


Setiap pemunculannya kata dia, antusias warga selalu tinggi. Tak jarang ada yang langsung live di media sosial, bahkan ada yang berusaha berselfie dengan latar belakang buaya tersebut.

Buaya liar itu pertama kali menampakkan diri dalam kondisi terjerat ban motor bekas pada September 2016. Kondisinya yang terjerat ban bekas itu mengundang banyak simpati dari perorangan maupun lembaga untuk menolongnya.

Tercatat Panji Sang petualang pernah secara khusus datang ke Palu bersama timnya pada awal Januari 2018 untuk melakukan evakuasi dan pertolongan guna melepas ban yang mencekik buaya itu. Namun upaya itu tidak berhasil karena sang buaya cukup lihai mengelak dari setiap jeratan perangkap.

Sebuah lembaga pecinta binatang juga pernah mencoba melakukan hal yang sama, namun sekali lagi gagal lantaran sang buaya tidak menampakkan diri. Saat itu, tim tersebut menunggui kemunculannya di sekitar Jembatan II Palu, namun sang buaya justeru berada di Jembatan IV. Sebaliknya, ditunggui di Jembatan IV, namun munculnya di Jembatan II.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah juga pernah mencoba melakukan usaha penyelamatan dengan memasang perangkap buaya. Tapi untuk kesekian kalinya, upaya itu gagal menangkap sang buaya.

Bahkan karena “lihai”nya sang buaya, BKSDA beberapa waktu lalu pernah mengumumkan akan memberi paresiasi khusus bagi siapa saja yang berhasil menangkap buaya itu dan melepaskan ban yang melilitnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar