Isu Virus Korona, Wisatawan Muslim Asal Tiongkok Dapat Penolakan dari Warga

0 Komentar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (kanan) tidak sengaja bertemu wisatawan muslim asal Tiongkok yang salat Zuhur di Masjid Raya Sumbar.

FAJAR.CO.ID — Waktu kunjungan yang bertepatan dengan isu virus corona yang merebak di Tiongkok menyebabkan terjadi penolakan atas kedatangan wisatawan Tiongkok.

Sebagian warga Sumbar khawatir virus itu sampai di daerahnya. Sejumlah wisatawan muslim asal Tiongkok pun merasa bersalah atas kedatangannya.

Mereka meminta maaf karena telah membuat resah masyarakat Sumatera Barat atas kunjungan yang bertepatan dengan merebaknya virus corona.

Permintaan maaf itu disampaikan saat bertemu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai menunaikan ibadah salat Zuhur bersama di Masjid Raya Sumbar, Rabu (29/1/2020).

“Saya sampaikan maaf atas sambutan kurang simpatik dari sebagian warga Sumbar. Mereka juga minta maaf karena telah merepotkan dan meresahkan warga Sumbar,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitono mengatakan, setiap muslim di dunia sesungguhnya bersaudara, tidak dibatasi oleh daerah maupun negara.

Sementara itu penerjemah bahasa wisatawan tersebut, Robin menyebutkan mereka memahami kekhawatiran masyarakat Sumbar yang takut tertular virus corona sehingga tidak mempermasalahkan penolakan yang terjadi.

Namun, sejak awal 13 orang wisatawan muslim asal Tiongkok itu memang sangat ingin menunaikan salat di Masjid Raya Sumbar, sambil menikmati suasana religius di tempat itu.

Hari ini mereka mendapatkan kesempatan untuk ikut salat Zuhur bersama dan kebetulan bertemu dengan Gubernur Irwan Prayitno.

Sebelumnya 155 wisatawan asal Kunming, Provinsi Yunnan, Tiongkok, berkunjung ke Sumbar untuk menikmati keindahan alam, seni dan budaya daerah.

Kedatangan rombongan tersebut difasilitasi PT Marawa Coporate yang bekerja sama dengan Cocos Tour selaku biro perjalanan. (JPNN)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...