Lepas Ekspedisi Pelayaran Kapal Padewakang, Deputi Safri: Momen Perkuat Kembali Potensi Maritim

Rabu, 29 Januari 2020 11:49

Kru Kapal Padewakang saat tiba di Australia (istimewa)

Plt. Deputi Safri menyampaikan bahwa perlu adanya pengembangan daerah perbatasan secara revolusioner agar tidak terdapat kesenjangan kesejahteraan ekonomi yang signifikan dengan negara tetangganya.

“Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di Tanimbar, diluar pengembangan industri Gas Alam Masela yang sudah ada, diusulkan agar fokus dalam dua bidang yaitu perikanan dan pariwisata khususnya perkembangan perikanan budidaya. Kemenko Marves juga akan mendukung peningkatan infrastruktur yakni pelabuhan dan bandara untuk memperkuat transportasi dan logistik barang. Saya juga sudah berdiskusi dengan Perwakilan Konsulat-Jenderal Australia di Makassar yakni Sam Upritchard, agar mengajak para investor untuk berinvestasi di daerah ini untuk kedua bidang tersebut,” lanjut Plt. Deputi Safri.

Kegiatan Napak Tilas ini didukung oleh Yayasan Abu Hanifa yang berada di Australia, Pemerintah Australia serta Pemerintah Indonesia melalui Kemenko Marves untuk memperkuat kembali hubungan persaudaraan antara Suku Bugis Makassar dengan Suku Aborigin Australia. Hal ini dibuktikan bahwa kapal ini membawa kembali perlengkapan asli sehari-hari seperti tembikar, garam, parang yang merupakan alat tukar seperti yang biasa dilakukan pada abad ke-16 dan ke-17.

Turut hadir pula dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat Piterson Rangkoratat. “Tanimbar ini adalah masyarakat beradat, dan juga sejak dulu dikenal sebagai pelaut yang handal. Benda-benda adat milik masyarakat Tanimbar seperti gading gajah juga emas yang secara real itu tidak ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar tapi diperoleh dengan cara barter saat berlayar keliling nusantara.

Komentar