Rakernas, Desainer IFC Bahas Karya Tanpa Pencemaran Lingkungan

FOTO: DEWI/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Indonesian Fashion Chamber (IFC) kembali menggelar acara “January Board Meeting 2020”. di M Regency Hotel Makassar, Rabu hingga Jumat (29-31/1/2020).

Mengangkat tema Sustainable Fashion Business di Makassar, kegiatan ini akan membahas dan meninjau program kerja IFC terkait fesyen-fesyen yang ada. Selain itu, juga membahas terkait karya yang tak mencemari lingkungan.

National Chairman IFC, Ali Charisma mengatakan, maraknya isu global warming dan pencemaran lingkungan di dunia, maka fashion merupakan salah satu industri yang bertanggung jawab terjadinya pencemaran tersebut.

Lanjutnya, dengan maraknya fast fashion yang menjadi trend global, maka penting sekali bagi seluruh designer Indonesia untuk membuat produk yang sustainable dan mengusung konsep slow fashion untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

“Timbulnya masalah, pasti ada solusi atau jalan keluar, maka ini tujuan kami mengadakan kegiatan ini,”tuturnya.

Lanjutnya, dengan adanya kegiatan IFC, diharapkan akan tumbuh pemahaman tentang pentingnya beralih ke produk slow fashion dan akan muncul permintaan pasar terhadap produk-produk yang sustainable.

Ketua IFC Makassar Lily Gunawan mengatakan, anggonya di Makassar fokus mengikuti isu nasional. Khusus di IFC Makassar, tengah gencar membuat strategi pengembangan bisnis yang difokuskan pada produk dan branding member IFC Makasaar.

“Hal ini sesuai dengan demand market serta melakukan research produk yang dibutuhkan oleh pasar,” ujarnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar