Soal Tudingan Gagal Memimpin, Direktur PKM Sebut Pencemaran Nama Baik

Direksi PT PKM

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Usai aksi mogok kerja yang dilakukan karyawan PT Prima Karya Manunggal (PKM), Direksi PKM secara resmi membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan langsung ke Direktur PT PKM, Didit Adi Prasetyo. Hal itu disampaikan di hadapan awak media, Rabu (29/1/2020).

Didit menjelaskan, kini seluruh karyawannya telah kembali bekerja. Ia menyebut, hanya ada satu oknum karyawan yang mengajak yang lain untuk mogok kerja.

“Tidak ada yang benar yang dikatakan dia itu. Kita sudah sesuai mekanisme, dipotong apabila melakukan kesalahan, kita sudah keluarkan surat peringatan. Karyawan yang dipotong gajinya hanya satu, itu karena memang dia bermasalah. Kita berupaya memberikan pembinaan, namun tetap saja seperti itu,” paparnya.

Lanjut dijelaskan, pihaknya juga komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

“Tidak benar kalau kita intimidasi. Justru saya ingin semua karyawan tersenyum, mengenai kedekatan dengan TNI-Polri itu merupakan kedekatan silaturahmi. Bukan hanya yang pejabat saja, tetapi semua orang kita dekat untuk jalin silaturahmi,” paparnya.

Tidak hanya itu, Direktur PKM itu juga mengaku bakal melaporkan ke aparat kepolisian terkait pencemaran nama baik, yang dilakukan salah seorang oknum karyawannya.

“Kita akan tempuh proses hukum, ini pencemaran nama baik. Ini jelas fitnah ke saya. Kita tunggu proses hukum nanti yang berjalan,” tambahnya. (fit)

Komentar

Loading...