Panik Cincin di Jarinya Tak Bisa Lepas, Gadis Ini Datangi Damkar

Cincin yang bikin panik pemiliknya. FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAROS — Siswi kelas 2 SMA DDI Maros, Adinda (16) mendatangi Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Maros di Jalan Asoka, Kamis, 30 Januari 2020.

Ia mendatangi Mako Damkar didampingi oleh ibunya setelah cincin di jari tengah tangan sebelah kirinya tak bisa keluar. Bahkan cincin itu menyebabkan tangannya membengkak.

Pengakuan Adinda, sebelum ke Damkar Maros mereka terlebih dahulu mendatangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros. Namun mereka diarahkan ke Damkar.

Sementara itu Kasi Ops Damkar, Sulaeman, mengatakan, saat tiba di Damkar, Adinda yang ditemani ibunya dan dua temannya diterima oleh Muh Faathir sebagai IC Pleton 2.

“Jadi seorang siswi SMA datang ke Mako Damkar ditemani ibu dan dan temannya. Mereka minta dibantu untuk melepaskan cincinnya yang tidak bisa keluar sementara jarinya sudah mengalami pembengkakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Sulaeman, pengakuan Adinda bahwa cincin itu diberikan oleh ibunya dan dipasang di jari manis tangan sebelah kirinya.

“Tapi saat di sekolah Adinda memindahkan cincinya ke jari tengah tangan sebelah kirinya dan cincin itu tak bisa keluar lagi. Bahkan, jari tengahnya bengkak. Sehingga Adinda ditemani ibu dan dua teman sekolahnya ke BPBD. Akan tetapi karena BPBD tidak mampu mengeluarkan cincin itu, mereka akhirnya diarahkan ke Damkar,” jelasnya.

Setelah berlangsung selama kurang lebih 4 menit, tim rescue berhasil mengeluarkan cincin tersebut dengan menggunakan gurinda mini. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...