Berunjuk Rasa, UKI Paulus Beri Sanksi 28 Mahasiswanya

Jumat, 31 Januari 2020 20:16

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) menjatuhkan sanksi terhadap 28 orang mahasiswanya. Pasalnya, mereka terlibat dalam aksi unjuk rasa berkali-kali di kampus UKI Paulus.

Hal itu ditegaskan Rektor UKI Paulus, Dr. Agus Salim. SH.,MH. Pemberian sanksi tersebut, bebernya, telah melalui proses yang panjang dan telah sesuai dengan mekanisme yang ada.

Terlebih dahulu pimpinan UKI Paulus meminta komisi disiplin turun tangan menilai seluruh kegiatan demonstrasi yang dilakoni sejumlah mahasiwa UKI Paulus secara berulang-ulang.

Puncaknya pada tanggal 20 Januari 2020, kata dia, mereka dinilai membuat pelanggaran yang cukup berat dan telah mencoreng nama baik Kampus UKI Paulus.

Sejumlah mahasiswa yang dimaksud, berunjukrasa pada saat UKI Paulus melaksanakan Lokakarya Nasional Resolusi Mengajar dengan menghadirkan sekitar 150 Kepala Sekolah SMA/SMK dan guru-guru dari Kabupaten/ Kota lingkup Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Kegiatan Lokakarya turut diikuti oleh seluruh Dosen UKI Paulus dan itu sifatnya sangat penting.

“Yang disayangkan karena tidak mengindahkan penyampaian pengumuman yang sebelum kegiatan digelar oleh pihak kampus. Mereka mahasiswa diliburkan dari kegiatan akademik. Nah itulah penyampaian pengumuman dan itu telah disampaikan beberapa hari sebelum pelaksanaan kegiatan Lokakarya,” ungkap Dr. Agus Salim.

Namun saat menjelang akhir kegiatan lokakarya kata dia, sejumlah mahasiswa datang ke depan kampus berunjukrasa sehingga mengganggu masyarakat di sekitar Kampus. Pihak pemerintah melalui RW sempat menghentikan orasi di depan kampus tersebut, tetapi mereka tidak mengindahkannya.

Komentar


VIDEO TERKINI