Biaya Haji 2020 Tetap Rp 35,2 Juta

Jumat, 31 Januari 2020 23:24

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Kementerian Agama dan DPR telah menyepakati biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi dengan rata-rata Rp 35,2 juta. Tidak berubah dari besaran BPIH tahun lalu.

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengatakan, dari jumlah BPIH tersebut, biaya penerbangan rata-rata dari setiap embarkasi ke Makkah/Madinah pergi pulang dipatok Rp 28.600.000 yang seluruhnya dibayar oleh jamaah. Selain itu, terdapat biaya akomodasi di Makkah dan Madinah serta biaya visa sesuai dengan ketentuan dari Arab Saudi.

Jumlah total kebutuhan dana operasional ibadah haji 2020 diperkirakan menelan biaya hingga Rp 69,1 juta per orang. Dengan demikian, calon jamaah haji (CJH) hanya membayar 51 persen dari rata-rata total biaya operasional tersebut.

Sisa 49 persen atau sekitar Rp 33,9 juta diambilkan dari nilai manfaat dan efisiensi dana haji yang dikelola di BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji).

Meski BPIH tidak naik, Yandri memastikan bahwa pemerintah dan DPR menyepakati untuk melakukan peningkatan berbagai layanan bagi para jamaah tahun 2020. Salah satunya soal uang makan.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa uang saku jamaah yang biasanya SAR 1.500 akan menjadi SAR 1.000 saja. ”Kali ini jumlahnya tetap. Akan diberikan langsung ke CJH di Arab Saudi dalam bentuk riyal untuk living cost mereka,” jelas Yandri.

Komentar