Demi Membantu Rekannya, Pecatan Polisi Otaki Pencurian Sepeda Motor

MALU: Supratikno, pecatan anggota Polrestabes Surabaya yang diamankan karena mencuri motor. (SURYANTO PUTRA MUJI/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID,SURABAYA– Supratikno, 58, warga Kendangsari IV Surabaya, nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Siwalankerto Utara, Surabaya, demi membantu rekannya.

Pecatan polisi yang bertugas di Polrestabes Surabaya pada 1981 itu bersama rekannya Abdul Hanan, 41, warga Kalidami, Surabaya mencuri satu unit motor merek Yamaha Mio Fino. Tak butuh waktu lama, hanya satu hari Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Wonocolo berhasil menangkap keduanya.

Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati Saragih menjelaskan, awal penangkapan tersebut saat TAB Polsek Wonocolo melakukan penyisiran di kawasan Juanda, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Petugas melihat motor Mio Fino warna biru tersebut diparkir di depan sebuah rumah di Desa Damarsi, Sedati, Sidoarjo.

“Kami selidiki motor tersebut ada di daerah Juanda. Saat ditemukan, sepeda motor itu sudah diganti plat nomornya. Berdasarkan keterangan korban, ciri-ciri motor itu identik dengan apa kata korban,” kata Masdawati, Kamis (30/1).

Saat digerebek, ternyata rumah di Damarsi itu milik pecatan polri berpangkat kopral kepala (kopka) ini. Anggota Polsek Wonocolo lalu membawa tersangka yang saat itu berada di dalam rumah.

Pecatan Polri tahun 2000 itu akhirnya dikeler dan diminta menunjukkan satu tersangka lain, yaitu Abdul Hanan di rumah tinggalnya Jalan Pulo Wonokromo Barat, Surabaya. Saat digrebek Abdul Hanan tidak melakukan perlawanan dan berhasil dibawa ke Mapolsek Wonocolo beserta barang buktinya.

Komentar

Loading...