Gubernur Tegaskan, Jangan Manfaatkan APBD untuk Urusan Pribadi

FOTO: HUMAS PEMPROV SULSEL

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan, M Nurdin Abdullah, menegaskan agar seluruh pejabat lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel jangan manfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kebutuhan pribadi.

“Saudara-saudara harus berani melawan pimpinan kalau dia melakukan hal-hal yang tidak profesional, seperti kepentingan-kepentingan pribadi dibebankan di APBD,” tegas kepala daerah dengan sejuta inovasi ini, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 31 Januari 2020.

Menurut Prof Nurdin Abdullah, kalau ada oknum pejabat lingkup Pemprov Sulsel melakukan hal tersebut tentunya akan mencoreng nama baik daerah.

“Jangan lupa apa yang kita lakukan itu mencoreng nama baik kita semua. Sekali lagi itu yang paling sensitif bagi saya pada pelantikan ini, mohon tidak ada lagi yang seperti itu, dan mudah-mudahan selama ini tidak ada,” kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Agar hal tersebut bisa dihindari, maka diberlakukan sistem non tunai untuk semua, termasuk uang perjalanan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.

“Uang jalan itu semua sudah non tunai, tidak ada lagi yang namanya kembalikan uang jalan lima hari suruh kembalikan tiga hari, tolong ini jangan ada lagi seperti itu,” jelasnya.

Terkhusus untuk yang dikukuhkan pada hari ini, Jumat, 31 Januari 2020 diharapkan sudah siap mengemban amanah dan tanggung jawab atas jabatan barunya.

Komentar

Loading...