WNI Dievakusi dari Wuhan, 100 Rumah Sakit Siapkan Ruang Isolasi

TINDAKAN KEWASPADAAN: Ruang isolasi khusus yang disiapkan RSUD dr Soetomo untuk menangani pasien yang dicurigai mengidap virus korona. (Septinda Ayu/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Pemerintah sudah menyiapkan berbagai macam opsi dalam mengevakuasi 249 Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, Tiongkok.

Nantinya seluruh WNI akan lebih dulu ditempatkan di lokasi karantina, dan jika ada yang mengalami gejala batuk, pilek, dan demam, maka mereka akan diisolasi di rumah sakit. Sebanyak 100 RS pun disiagakan seluruh Indonesia.

Di Jakarta, sedikitnya ada tiga RS utama yang akan menjadi pusat pasien virus Korona. Adalah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, RSPI Sulianti Saroso, dan RS Persahabatan. Ketiganya itu siap menampung pasien dan punya ruang isolasi khusus.

Bahkan, RSPI Sulianti Saroso beberapa hari terakhir memang sudah merawat sejumlah pasien suspect virus Korona dan terbukti negatif.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril menjelaskan, nantinya setelah pasien dikarantina di sebuah lokasi, kemudian jika ada yang terindikasi mengalami gejala maka akan diisolasi. Pihaknya susah menyiapkan 11 ruang isolasi tetap.

“Kalau demam batuk pilek, kami siap siaga di RS masing-masing. Ada 11 ruang isolasi. satu ruangan untuk satu pasien, dan jika meningkat jumlahnya kami juga sudah siap,” tegasnya dalam konferensi pers, Jumat (31/1).

Begitu pula dengan RS Persahabatan yang mengklaim sudah banyak pengalaman dalam menghadapi pasien flu burung. Bahkan flu burung lebih parah dengan angka kematian sampai 80 persen.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...