Bakso Diduga Mengandung Daging Tikus, Ini Hasil Uji Laboratorium

Sabtu, 1 Februari 2020 11:39

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono menunjukkan hasil uji laboratorium terhadap bakso yang ternyata negatif daging tikus di Mapolres setempat, Jumat (31/1). Foto: Antaranews Jatim/Louis Rika

FAJAR.CO.ID,MADIUN — Warga Kabupaten Madiun selama beberapa hari terakhir dihebohkan dengan keberadaan warung berjualan bakso yang diduga mengandung daging tikus.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono menyatakan bahwa hasil uji laboratorium Balai Veteriner terhadap sampel bakso diduga mengandung daging tikus adalah negatif.

“Hasil uji sampel bakso yang dikirim ke laboratorium Balai Veteriner di Boyolali, Jawa Tengah, adalah negatif mengandung daging tikus,” ujar Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan di Madiun, Jumat (31/1).

Dijelaskan, jajarannya harus bergerak cepat dalam menyelidiki kasus dugaan bakso mengandung daging tikus tersebut agar tidak membuat masyarakat resah.

“Kasus ini harus segera diselesaikan agar tidak membuat kegaduhan di masyarakat. Selain itu, juga berimbas pada kelancaran usaha pemilik warung bakso,” kata dia.

Ruruh menjelaskan sesuai hasil laboratorium, tidak ditemukan adanya kandungan daging tikus ataupun bagian tubuh lain dari hewan pengerat tersebut dalam sampel bakso yang dikirim petugas ke Balai Veteriner.

“Selain negatif daging tikus, sampel yang diteliti di laboratorium juga dinyatakan bebas bahan berbahaya seperti boraks dan formalin,” ungkapnya.

Selain menguji kandungan sampel bakso, tim peneliti di Balai Veteriner Boyolali juga membandingkan video yang menunjukkan potongan mirip kaki tikus yang ditemukan pelanggan pada bakso yang dibelinya dengan struktur kaki tikus yang sebenarnya.

Komentar