Beredar 7 Hoax Seputar Virus Korona

Sabtu, 1 Februari 2020 08:14

Petugas medis di Wuhan menyemprotkan disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Korona (HECTOR RETAMAL / AFP)

FAJAR.CO.ID– Netizen ramai di media sosial ikut peduli dengan isu kesehatan global penyebaran virus Korona. Hal itu membuat semua informasi juga harus disaring dengan benar. Sebab selain berita positif dan informasi, banyak juga berita palsu atau kabar bohong (hoax) yang beredar.

Dalam sebuah diskusi terkait virus Korona, para ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) yakni Dokter Spesialis Mikrobiologi dr. Fera Ibrahim, SpMK(K), MSc, PhD dan Dokter Spesialis Paru dr. Erlina Burhan, SpP(K), MSc, PhD, meluruskan sejumlah informasi yang keliru di masyarakat. Hal itu supaya tak menimbulkan keresahan dan salah paham.

1. Kabar Sudah Ada Vaksin Virus KoronaFaktanya : Virus Novel Coronavirus atau virus Korona adalah virus jenis baru yang ditemukan pada Desember 2019. Sehingga para ahli atau peneliti belum menemukan vaksinnya. Butuh waktu panjang untuk membuat vaksinnya.

“Ada pasien yang datang ke saya. ‘Dok saya ingin vaksin virus Korona’. Lalu saya jawab, ‘wong strain-nya baru ditemukan. Ya enggak ada. Bukan untuk Coronavirus’,” kata dr. Erlina.

2. Kabar Virus Korona Bisa Disembuhkan dengan HerbalSejumlah hoax juga menyebutkan bahwa virus Korona bisa disembuhkan dengan bahan herbal yakni dengan makan 8 butir bawang putih. Hal itu dengan tegas dibantah oleh ahli.

“Coronavirus belum ada obatnya. Ada yang bilang pakai bawang putih. Hoax itu. Kayaknya bawang putih biar laku. Ingat ya sampai saat ini belum ada vaksinnya,” kata dr. Erlina sambil tertawa.

Komentar


VIDEO TERKINI