Legislator Golkar Debbie Rusdin: Emak-emak Harus Bangkit dengan Kemandirian

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Debbie Purnama Rusdin kembali melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda), Sabtu, 1 Februari 2020.

Kali ini, legislator perempuan dari fraksi Partai Golkar ini menyosialisasikan penyebarluasan Produk Hukum Daerah Sulawesi Salatan yakni perda nomor 1 tahun 2016, tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Prima, Jl Ratulangi Ini dihadiri ratusan warga Mariso yang didominasi ibu-ibu atau yang populer disebut emak-emak.

Andi Debbie Purnama Rusdin menyampaikan bahwa sosialisasi perda ini adalah bagian dari tugas dan tanggungjawab dari anggota dewan.

Terkait Perda Gender ini menyampaikan bahwa hadirnya perda tersebut sudah saatnya kaum perempuan bangkit, tentu bangkit dalam artian harus mandiri. Sebab dengan kemandirian, kompetisi itu tidak lagi dilatarbelakangi oleh status jenis kelamin tapi lebih pada kemampuan personal.

“Untuk mandiri tentunya kualitias atau kemampuan personal sebagai kaum perempuan harus ditingkatkan,” kata Andi Debbie.

Andi Debbie juga mengatakan bahwa dalam rumah tangga komunikasi antara suami dengan istri itu sangat penting, khususnya dalam hal pekerjaan. “Masalah pekerjaan, ini sering menjadi permasalahan dalam rumah tangga. Untuk itu komunikasi dalam rumah tangga khususnya suami istri itu penting,” harapnya.

Sementara itu Andi Nina dari Forum Pemerhati masalah Perempuan yang hadir sebagai pemateri meminta kepada kaum perempuan yang hadir agar ikut aktif dalam pembangunan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...