Malam Ini, WNI dari Wuhan Mendarat di Batam, Langsung Dikarantina

Sabtu, 1 Februari 2020 15:22

SOSIALISASI: Petugas kesehatan membagikan masker dan pamflet kepada para penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (31/1). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID,BATAM– Operasi penjemputan WNI dari Provinsi Hubei, Tiongkok, dimulai hari ini. Sesuai skenario, pesawat yang mengevakuasi para WNI itu akan mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, malam ini.

Rencana evakuasi WNI dan menjadikan Batam sebagai tempat pendaratan terungkap dari surat permohonan izin carter flight pihak Batik Air yang diteken Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie. Surat tertanggal 30 Januari tersebut ditujukan ke Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Berdasar surat tersebut, Batik Air mengajukan permohonan ke Kemenhub untuk rute penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng (CGK) ke Wuhan (WUH). Pesawat yang digunakan tipe A330 dengan nomor penerbangan ID 8619. Pesawat tersebut terbang dari Cengkareng hari ini pukul 06.00 dan diperkirakan tiba di Wuhan pukul 12.00.

Selanjutnya, pesawat akan mengangkut WNI di Wuhan, lalu terbang kembali ke Indonesia pukul 13.00 dengan bandara tujuan Hang Nadim. Diperkirakan pesawat mendarat di Hang Nadim malam ini pukul 19.00 WIB.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Grup Danang Mandala Prihantoro yang dikonfirmasi Batam Pos memilih irit bicara. ”Saya belum bisa memberikan keterangan terkait itu,” ujarnya.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Batam, Suwarso siang kemarin juga irit bicara. ”Kami masih coba koordinasikan (dengan berbagai pihak, Red),” ucapnya. Namun, sumber Batam Pos di Hang Nadim membenarkan bahwa pesawat Batik Air A330 dengan nomor penerbangan ID 8619 akan mendarat malam ini. Dia juga membenarkan bahwa pesawat itu akan mengangkut WNI yang dievakuasi dari Wuhan. ”Insya Allah landing di Batam besok (hari ini, Red),” ujarnya tadi malam.

Komentar