Orang Tua yang Tidak Sekolahkan Anaknya Terancam Sanksi

Sabtu, 1 Februari 2020 21:40

Deng Ical bersama sejumlah warga yang didominasi Ibu-ibu

Fajar.co.id, Makassar — Mantan Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal Mi, berpesan kepada orang tua untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka mulai dari tingkatan sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah (SMA).

“Jangan sampai karena bantu orang tua cari uang sehingga kita tidak perhatikan sekolahnya anak anak ta, itu melanggar aturan,” ujar Deng Ical dihadapan warga Bontoala.

Hal ini disampaikan Deng Ical saat menjadi narasumber pada kegiatan sosialisasi perda no 2 tahun 2017 tentang wajib belajar pendidikan menengah, yang digelar oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fauzi Andi Wawo.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Rappo-rappo RW 01, Kelurahan Bontoala Tua Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu (01/02/2020).

Lanjut, Deng Ical juga mengingatkan bahwa orang tua yang dengan sengaja tidak menyekolahkan anak-anaknya akan mendapatkan sanksinya.

“Jadi kalau kita dengan sengaja atau melarang anak ta sekolah ada sanksinya, meskipun itu hanya sanksi administratif. Jadi kalau tidak sekolah orang tuanya akan diberi sanksi teguran hingga penghentian layanan administrasi sampai orang tuanya mau berubah,” kata pria bergelar doktor kebijakan publik ini.

Dia menambahkan bagi yang sudah tua dan belum menyelesaikan pendidikan menengah sederajat SMA ,SMK, MAN agar mengambil ijazah penyetaraan paket C.

“Bagi orang sudah berumur tapi belum tamat SMA bisa mengambil ijazah penyetaraan paket C, karena Paket C juga setaraji dengan Ijazah SMA, bisa juga dipake melamar kerja” tambah Deng Ical.

Komentar