Diduga Terpeleset, Innalillah… Bocah Sembilan Tahun Tenggelam di Sungai

Ilustrasi/INT

FAJAR.CO.ID, MAROS — Diduga terpeleset saat bermain di pinggir Sungai Manarang di Dusun Manarang Desa Tukamasea Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros, bocah kelas 3 Sekolah, Haerul (9) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Sabtu, 1 Februari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa jasad warga Moncong Bori Desa Mattoaging Kecamatan Bantimurung ini ditemukan sekitar 100 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Fadli mengatakan laporan yang diterima di Posko Induk sekitar pukul 17.51 Wita.

“Informasi yang kami peroleh kejadian nya sekitar pukul 15.15 Wita, namun laporannya masuk di posko induk Kabupaten sekitar pukul 17.50 Wita. Setelah mendapat laporan kata dia, dalam waktu 15 menit timnya bergerak cepat. Akan tetapi korban sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa,” paparnya.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) 2 Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Hasriadi mengatakan kronologis kejadiannya berawal saat korban bersama teman-temanya bermain di pinggir sungai Manarang dan tiba-tiba terpeleset ke dalam sungai dan terbawa arus air.

“Teman korban kemudian berteriak meminta pertolongan, sehingga warga sekitar Manarang mendatangi TKP untuk menolong korban. Namun air sungai yang deras dan dalam membuat mereka kesulitan menolong korban,” katanya.

Setelah hampir sekitar dua jam melakukan pencarian, korban di temukan tersangkut di sela-sela pohon pinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ditemukan sekitar lebih 100 meter dri TKP dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...