7 WNI Masih di Wuhan, Fadjroel Rachman: Kita Harapkan Bisa Melewati Masa-masa Sulit Ini

Senin, 3 Februari 2020 15:03

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Saat ini ada tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Empat di antaranya menolak dievakuasi karena betah. Sementara tiga lainnya dilarang oleh Pemerintah Tiongkok untuk meninggalkan negara tersebut karena sedang dalam kondisi tidak sehat.

Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman mengatakan pemerintah akan terus memantau tujuh WNI yang masih berada di Wuhan tersebut. “Jadi, tujuh WNI yang tetap berada di Hubei akan terus dipantau dan berhubungan dengan KBRI, kita harapkan mereka juga bisa melewati masa-masa sulit ini,” ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (3/2).

Fadjroel menambahkan, pemerintah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, atas keikhlasan dan kebesaran hati menerima keprihatinan bersama terhadap saudara sebangsa yakni 238 WNI dalam evakuasi kemanusiaan dari Provinsi Hubei, Minggu (2/2)‎.

‎”Sekali lagi pemerintah menjamin 238 WNI bersama 42 tim penjemput tersebut sehat walafiat dan akan menjalani transit observasi di Natuna selama 14 hari,” katanya.

Fadjroel berujar, semua prosedur akan dilaksanakan secara profesional sesuai protokol WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). ‎Jaminan perlindungan kesehatan yang sangat ketat dipantau secara langsung Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto bersama tim yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berkantor di Natuna.

“Untuk melindungi seluruh penduduk Indonesia secara optimal, Presiden Jokowi juga menginstruksikan semua penerbangan dari dan ke Tiongkok dihentikan (untuk sementara) mulai Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB,” ungkapnya.

Komentar