Perusakan Musala di Minahasa Utara, Devo: Warga Sulsel Jangan Terprovokasi

Senin, 3 Februari 2020 13:58

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus perusakan musala di Minahasa Utara mendapat reaksi umat Islam di berbagai tempat. Namun warga di Sulsel diminta tak terprovokasi.

Plt Kepala Badan Kesbangpol Sulsel, Devo Khaddafi mengatakan, Sulsel harus jadi contoh kerukunan umat beragama dan kesatuan bangsa. Untuk mengantisipasi reaksi, pihaknya sudah menggelar kordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel.

“Tadi hasil pertemuan ada imbauan FKUB. Ini diteken Ketua FKUB Sulsel, Pdt Adrie Massie dan Sekretaris Burhanuddin Yusuf,” ungkapnya, Senin (03/02/2020).

Kata dia, sehubungan dengan peristiwa yang terjadi di Perumahan Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara pada Rabu, (29/01/2020) lalu, FKUB Sulsel mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Sulawesi Selatan, kiranya tetap memelihara persaudaraan, kerukunan, kebersamaan, dan toleransi yang selama ini telah terbangun dan terpelihara dengan baik.

“Kepada pemerintah/aparat keamanan supaya menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Juga diimbau kepada para pemuka agama dan tokoh masyarakat agar mendorong segenap warganya masing-masing untuk tetap mengedepankan kebersamaan, kedamaian, kerukunan, saling menghargai dalam menyelesaikan permasalahan.

“Itu imbauan FKUB tadi lewat pertemuan yang dikordinasi Kesbangpol. Kita imbau warga dan ormas di Sulsel tidak terprovokasi,” tandasnya. (fik/fajar)

Komentar