Jadi Doktor Termuda FH Unhas, Syafa’at Anugrah Pradana Tunaikan Pesan Ayah

Selasa, 4 Februari 2020 18:38

Syafa'at Anugrah Pradana

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Syafa’at Anugrah Pradana akhirnya lega. Gelar doktor termudah berhasil ia raih dari program pascasarjana Ilmu Hukum di Ruang Promosi Prof Andi Zainal Abidin Farid Fakultas Hukum (FH) Unhas, Selasa, 4 Februari.

Disertasinya yang berjudul ‘Hakikat Desentralisasi Dalam Urusan Pemerintahan Konkuren Di Bidang Pendidikan Menengah’ mampu dipertahankan dihadapan penguji. Pesan almarhum Ayah untuk menjadi doktor sebelum usia 27 tahun pun berhasil ia wujudkan.

Matanya berkaca-kaca saat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penelitiannya. Terkhusus, kepada orang tua, keluarga kecilnya, sahabat, serta civitas akademika FH Unhas.

Disertasinya dilatar belakangi oleh adanya pengalihan kewenangan pengelolaan urusan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) yang mengacu pada Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sebelum berlakunya peraturan tersebut, SMA dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota. Namun kini, dialihkan kepada pemerintah provinsi.

“Itulah yang memicu antusias saya untuk membuat disertasi ini karena ada problem pengelolaan pendidikan menengah ketika dikelola oleh provinsi,” kata pria asal Kabupaten Pinrang ini.

Menurutnya, ketika pemerintah provinsi memegang kendali, maka mereka berhak melakukan mutasi guru-guru sekitar kabupaten/kota. Tentu akan berdampak pada keluarganya.

Padahal, kata Ayah dua anak ini, hakikat desentralisasi itu yakni memahami kondisi masyarakat dengan pelayanan yang menyentuh masyarakat langsung.

Komentar